Lirik Lagu Tresno Kowe – Didi Kempot

Yen kowe isih urip ning ndonya
Opo kowe gelem niliki aku sedino
Yen kowe pancen wis ora ono
Opo kowe gelem ngimpeni aku sedelo

Aku isih… seneng kowe
Tresnamu wenehno ning aku dewe
Aku isih… tresno kowe
Tresnoku ora luntur yo mung siji kanggo kowe

Aku isih… tresno kowe
Ora ono uwong liyane
Aku isih… seneng kowe
Nganti kapan mung kowe dewe

Reff :
Yen kowe isih urip ning ndonya
Opo kowe gelem niliki aku sedino
Yen kowe pancen wis ora ono
Opo kowe gelem ngimpeni aku sedelo

Aku isih… seneng kowe
Tresnamu wenehno ning aku dewe
Aku isih… tresno kowe
Tresnoku ora luntur yo mung siji kanggo kowe

Aku isih… tresno kowe
Ora ono uwong liyane
Aku isih… seneng kowe
Nganti kapan mung kowe dewe

Aku isih… tresno kowe
Ora ono uwong liyane
Aku isih… seneng kowe
Nganti kapan mung kowe dewe selawase

Dhamma kehidupan Filosofi Dasar Hidup

Suatu hari seorang bapak tua hendak menumpang bus.Pada saat ia menginjakkan kakinya ke tangga,salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan. Lalu pintu tertutup dan bus mulai bergerak,sehingga ia tidak bisa memungut sepatu yang terlepas tadi.Si bapak tua itu dengan tenang melepas sepatunya yang sebelah dan melemparkannya keluar jendela.

 

Seorang pemuda yang duduk dalam bus melihat kejadian itu,dan bertanya kepada si bapak tua, “Aku memperhatikan apa yang Anda lakukan Pak.Mengapa Anda melemparkan sepatu Anda yang sebelah juga ?”

Si bapak tua menjawab, “Supaya siapapun yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya.”

 

Si bapak tua dalam cerita di atas memahami filosofi dasar dalam hidup.Jangan mempertahankan sesuatu hanya karena kamu ingin memilikinya atau karena kamu tidak ingin orang lain memilikinya.

 

Kita kehilangan banyak hal di sepanjang masa hidup.Kehilangan tersebut pada awalnya tampak seperti tidak adil dan merisaukan,tapi itu terjadi supaya ada perubahan positif yang terjadi dalam hidup kita.

 

Kalimat di atas tidak dapat diartikan kita hanya boleh kehilangan hal-hal jelek saja. Kadang,kita juga kehilangan hal baik.

 

Ini semua dapat diartikan : supaya kita bisa menjadi dewasa secara emosional dan spiritual,pertukaran antara kehilangan sesuatu dan mendapatkan sesuatu haruslah terjadi.

 

Seperti si bapak tua dalam cerita,kita harus belajar untuk melepaskan sesuatu.Tuhan sudah menentukan bahwa memang itulah saatnya si bapak tua kehilangan sepatunya.Mungkin saja peristiwa itu terjadi supaya si bapak tua nantinya bisa mendapatkan sepasang sepatu yang lebih baik.

 

Satu sepatu hilang.Dan sepatu yang tinggal sebelah tidak akan banyak bernilai bagi si bapak.Tapi dengan melemparkannya ke luar jendela,sepatu itu akan menjadi hadiah yang berharga bagi gelandangan yang membutuhkan.

 

Berkeras hati & berusaha mempertahankannya tidak membuat kita atau dunia menjadi lebih baik.kita semua harus memutuskan kapan suatu hal,suatu keadaan atau seseorang masuk dalam hidup kita,atau kapan saatnya kita lebih baik bersama yang lain.

 

Pada saatnya,kita harus mengumpulkan keberanian untuk melepaskannya.

karena tiada badai yang tak berlalu.

Tiada pesta yang tak pernah Usai.

Semua yang ada didunia ini tiada yang abadi.

 

Sumber : KUMPULAN ARTIKEL BUDDHIST

INDONESIA: Negara Agama atau Negara Agraris ?

Padepokan Dongeng Budaya

 sawahPenulis: Wage Rahardjo

Indonesia identik dengan istilah negara agraris dan negara maritim. Namun, sekarang istilah tersebut tak lagi tepat, justru Indonesia ini adalah negara agama. Kenapa? “Ini bisa dilihat dari perhatian pemerintah memberikan anggaran ke sektor agama yang jauh lebih besar dibandingkan di sektor pertanian bahkan di sektor kelautan dan perikanan,” ujar Koordinator Nasional untuk Desa Sejahtera, Tejo Wahyu Jatmiko dalam dialog presfektif Indonesia di Gedung DPD, Jumat (27/7/2012).

Lihat pos aslinya 253 kata lagi

Mobil Mewah dan Jalan Berlubang

Padepokan Dongeng Budaya

Tulisan ini 100 % adalah tulisan iseng dan buang buang waktu, berisi keluhan, gerutuan, igauan tentang kondisi transportasi di negeri ini. Disampaikan dengan cara santai dan gaya bercerita dengan tujuan agar tidak membosankan. Emang dengan mengeluh kondisi menjadi lebih baik? Tentu saja tidak, makanya disebut tulisan buang buang waktu.
…….o O 0…………………

Lihat pos aslinya 670 kata lagi